Bersihkan Komputer Anda dari Debu
Debu merupakan masalah utama yang dapat memperlambat kinerja komputer Anda. Debu dapat mengotori dan menghalangi filter pada casing komputer sehingga dapat menghambat sirkulasi udara yang berhembus pada komputer, akibatnya komponen-komponen komputer menjadi cepat panas meskipun sudah terdapat kipas di dalamnya. Debu juga dapat merusak komponen hard disk serta menghalangi koneksi pada port USB maupun konektor lain. Namun, resiko terburuknya adalah debu dapat menyebabkan arus pendek pada komponen dan IC Chip komputer yang akan membuat komputer crash/hang hingga terbakar.
Pastikan juga Anda terlebih dahulu menyentuh bagian casing luar dari komputer untuk membuang listrik statis dalam tubuh Anda sebelum melanjutkan menyentuh komponen-komponen elektronik yang terdapat pada motherboard. Hal penting dalam membersihkan komputer dari debu adalah membersihkan bagian kipas CPU, pasalnya penyebab utama dari overheating dan melambatnya kinerja komputer adalah berasal dari debu yang hinggap di kipas CPU. Tak lupa juga, debu yang menempel pada pin-pin dan konektor komputer juga dapat menyebabkan arus pendek.
Setelah selesai dengan membersihkan debu dari komputer Anda, jangan lupa juga bersihkan debu dari komponen pendukung lainnya seperti mouse, keyboard, layar monitor, dan lain-lain. Penulis menyarankan melakukan kegiatan pembersihan ini dalam 6 bulan sekali atau dua kali. Lebih baik lagi jika Anda menempatkan komputer pada ruangan ber-AC, maka kegiatan pembersihan hampir tidak perlu Anda lakukan karena AC secara otomatis menyerap debu dalam ruangan tersebut.
Reboot Komputer Anda
Untuk berbagai keperluan, memori komputer mengacu pada RAM (Random Access Memory). Memori ini akan terus beroperasi dan kapasitasnya akan selalu terisi saat pertama kali Anda menghidupkan komputer hingga melakukan pekerjaan.
RAM bekerja sebagai penyimpanan informasi ketika komputer dinyalakan. Sedangkan saat komputer dimatikan, semua informasi yang tersimpan pada RAM akan hilang secara otomatis. Maka dari itu, RAM disebut sebagai memori volatile (membutuhkan daya listrik untuk tetap mempertahankan penyimpanan informasinya).
RAM bekerja sebagai penyimpanan informasi ketika komputer dinyalakan. Sedangkan saat komputer dimatikan, semua informasi yang tersimpan pada RAM akan hilang secara otomatis. Maka dari itu, RAM disebut sebagai memori volatile (membutuhkan daya listrik untuk tetap mempertahankan penyimpanan informasinya).
Setelah mengetahui cara kerja RAM, maka dapat disimpulkan bahwa intinya tidak membiarkan komputer Anda menyala dalam waktu yang lama. Jika Anda ingin menghapus semua bit (informasi) yang terdapat pada RAM, maka cukup matikan atau shut down komputer Anda lalu biarkan selama kurang lebih 5 menit. Kemudian nyalakan lagi komputer Anda, alhasil RAM Anda akan kosong seluruhnya dan siap diisi informasi kembali.
Penulis akan memberikan beberapa tip yang dapat Anda gunakan terkait penggunaan RAM, diantaranya adalah sebagai berikut:
- Jika Anda ingin beristirahat dan akan menggunakan kembali komputer Anda 1 - 3 jam setelahnya, maka cukup ubah mode komputer Anda ke mode Hibernate atau Sleep.
- Jika Anda ingin meninggalkan komputer Anda selama 10 jam, maka sebaiknya komputer dalam keadaan mati untuk menghemat listrik.
- Jika Anda menggunakan komputer yang sudah menyala selama kurang lebih 10 jam, setidaknya lakukan reboot pada komputer terutama saat Anda merasa bahwa kinerja komputer Anda berangsur-angsur melambat.
Ubah Tema Standar ke Tema Classic
Tema komputer khususnya pada sistem operasi Windows sudah jadi ciri khas dari tampilan yang memiliki gaya “jendela” saat membuka suatu program. Tema Windows mencakup banyak hal, mulai dari fitur Aero (Windows 7), thumbnails, desktop composition, bayangan pada jendela aplikasi maupun pada pointer mouse, warna dasar pada bingkai jendela aplikasi, serta fitur transparan.
Anda dapat mengganti tema standar pada sistem operasi Windows manapun ke tema classic yang akan membuat komputer Anda lebih cepat kinerjanya. Namun, saat Anda menggunakan tema classic, beberapa komponen visual Windows akan dihilangkan sehingga tampilan Windows akan terasa sangat kaku dan monoton.
Jika pada Windows XP Anda dapat menemukan pengaturan tema pada Control Panel - Display.
Ubahlah pilihan dari awalnya tema standar menjadi tema classic. Klik tombol OK untuk menerapkan perubahannya.
Tunggu proses penerapannya, kemudian setelah keseluruhan tampilan Windows XP berubah menjadi ke tema classic Anda dapat merasakan kinerja komputer akan bertambah cepat 2 kali lipat dibandingkan sebelumnya.
Sedangkan langkah-langkah untuk mengubah tema standar menjadi tema classic adalah sebagai berikut:
1. Masuk ke Control Panel.
2. Pilih menu System.
3. Pada panel sebelah kiri layar, pilih Advanced system settings.
4. Aktif pada tabulasi Advanced, lalu pada opsi Performance klik tombol Settings.
5. Pada jendela Performance Options, aktif pada tabulasi Visual Effects. Di antara 4 opsi yang tersedia, pilih opsi Adjust for best performance.
6. Klik tombol OK untuk menerapkan konfigurasi, lalu tema Windows 7 pun akan berubah menjadi tema classic. Rasakan perubahan performanya.









No comments:
Post a Comment
Komentar Anda sangat membantu dalam pengembangan blog ini :)